3 Aturan 'S/ES' Bahasa Inggris yang Bikin Bule Bingung Kalau Kamu Salah

May 6, 2026 - by Nabilla F.

Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris - Pernah nggak sih kamu lagi asik-asiknya ngobrol sama bule, eh tiba-tiba si bule ngerutin dahi atau bilang "Wait, what?". Padahal kamu merasa grammar kamu udah oke, vocabulary juga udah lumayan keren. Kadang masalahnya bukan di kata-kata sulit, tapi di satu huruf kecil yang sering banget terlupakan: huruf 'S' atau 'ES'.

Di bahasa Indonesia, kita nggak pusing soal jumlah atau subjek kalau mau pakai kata kerja atau kata benda. Mau aku makan, dia makan, atau mereka makan, ya tetap "makan". Mau bukunya satu atau sepuluh, ya tetap "buku". Tapi di bahasa Inggris? Satu huruf 'S' bisa mengubah segalanya.

Menariknya, kesalahan grammar sederhana seperti ini memang masih jadi tantangan banyak pelajar bahasa Inggris di Indonesia. Bahkan, kemampuan bahasa Inggris antarnegara di Asia Tenggara juga sering dibandingkan berdasarkan kebiasaan penggunaan grammar dan speaking sehari-hari. Kalau kamu penasaran posisi kemampuan bahasa Inggris Gen Z Indonesia dibanding negara tetangga, coba baca juga artikel Seberapa Jago Bahasa Inggris Gen Z Indonesia Dibanding Singapura, Filipina, dan Vietnam?

Kalau kamu sering "keseleo" soal aturan ini, tenang. Kamu nggak sendirian. Banyak banget yang menganggap ini masalah sepele, padahal buat native speaker, kesalahan ini bisa mengubah makna kalimat atau bikin kamu terdengar seperti robot. Yuk, kita bedah 3 aturan 'S/ES' yang paling sering bikin bule bingung kalau kamu sampai salah pakai!

3 Aturan 'S/ES' Bahasa Inggris yang Bikin Bule Bingung Kalau Kamu Salah - Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris

1. Si "Orang Ketiga Tunggal" yang Suka Cemburu (Simple Present Tense)

Ini dia musuh bebuyutan sejuta umat yang baru belajar bahasa Inggris. Dalam aturan Simple Present Tense, kalau kamu pakai subjek He, She, It, atau nama orang yang jumlahnya satu (tunggal), kata kerjanya wajib banget ditambahin akhiran -s atau -es.

Mengapa Bule Bingung?

Bayangkan kamu bilang: "My friend live in London." Bagi telinga bule, kalimat itu terdengar "patah". Secara insting, mereka menunggu bunyi desis di akhir kata kerja. Kalau kamu bilang "He eat apple", mereka tetap paham maksud kamu, tapi di pikiran mereka, kamu terdengar sangat tidak natural mirip gaya bicara karakter di film-film purba yang belum lancar bahasa manusia.

Lebih parah lagi, kalau nggak pakai 'S', mereka bisa bingung soal konteks waktunya. Apakah kamu lagi ngomongin kebiasaan, atau kamu sebenarnya mau ngomongin masa lalu (past tense) tapi lupa?

Aturan Main yang Benar

Kalau subjeknya adalah He, She, It, kamu harus nambahin:

  • -s untuk kebanyakan kata kerja: He works, she plays, it rains.
  • -es kalau kata kerjanya berakhiran huruf ch, sh, s, x, atau z: She watches, he washes, it fixes.
  • -ies kalau berakhiran huruf y (tapi sebelumnya huruf konsonan): The baby cries.

Tips Biar Kamu Nggak Lupa: Anggap saja si He, She, dan It itu orangnya "manja" dan nggak mau sendirian, jadi kata kerjanya harus ditemenin sama si 'S'. Tapi kalau subjeknya I, You, They, We, mereka sudah mandiri, jadi nggak butuh tambahan 'S' lagi.

2. Jebakan Batman di Kata Benda Jamak (Plural Nouns)

Aturan kedua yang sering bikin bule garuk-garuk kepala adalah soal jumlah benda. Di bahasa Inggris, kamu wajib banget memperjelas apakah benda yang kamu maksud itu cuma satu (singular) atau banyak (plural).

Mengapa Bule Bingung?

Ini bagian yang krusial. Misal kamu lagi di restoran dan bilang: "I want to order three chicken burger." Si pelayan bule mungkin bakal konfirmasi ulang: "Wait, sorry, do you mean three burgers or just one burger with three patties?"

Bagi mereka, angka (seperti two, three, many) dan akhiran 'S' adalah satu paket informasi yang nggak bisa dipisahkan. Kalau angkanya banyak tapi bendanya nggak pakai 'S', otak mereka bakal loading sebentar buat sinkronisasi data. Kalau kamu salah di bagian ini dalam konteks bisnis atau pemesanan barang, bisa-bisa jumlah barang yang datang nggak sesuai harapan kamu, lho!

Cara Pakai yang Pas

Secara umum, kamu tinggal tambahkan 'S' di belakang kata benda. Tapi ingat, ada beberapa aturan "spesial":

  • Kata benda berakhiran ch, sh, s, x, z: Tambahkan -es. Contoh: One box -> Ten boxes, One bus -> Two buses.
  • Kata benda berakhiran y (konsonan + y): Ganti jadi -ies. Contoh: One city -> Many cities.
  • Irregular Plural: Nah, ini yang paling unik. Ada kata benda yang kalau banyak malah berubah bentuk total atau malah nggak berubah sama sekali. Contoh: One child -> Two children (bukan childs), One person -> Two people, One sheep -> Two sheep (tetap!).

Latihan Cepat: Coba deh kamu lihat sekeliling kamu sekarang. Ada berapa barang? Sebutkan pakai bahasa Inggris lengkap dengan 'S' atau 'ES'-nya. Latihan kecil kayak gini bakal melatih otot mulut kamu biar terbiasa ngomong 'S' tanpa mikir lama.

Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris - Trial

Daftar Trial Class Online Mr.BOB Kampung Inggris, disini. 

3. Kepemilikan yang Tertukar (Possessive 'S)

Kesalahan ketiga ini yang paling sering bikin salah paham total alias misunderstanding. Untuk menunjukkan kepemilikan, bahasa Inggris menggunakan tanda petik dan huruf S ('s).

Mengapa Bule Bingung?

Ini contoh kasus yang bikin bule bingung banget: Kamu mau bilang: "Mobilnya John rusak." Lalu kamu bilang: "John car is broken."

Bagi bule, kalimat "John car" bisa diartikan kalau "John" itu adalah merk mobilnya, atau nama jenis mobilnya. Padahal maksud kamu mobil itu miliknya John. Tanpa tanda petik dan huruf 'S', hubungan antara subjek dan objeknya jadi hilang.

Lebih kocak lagi kalau kamu bilang: "I like your sister cat." Bisa-bisa bule itu mikir kamu lagi ngomongin "Kucing berjenis saudara perempuan". Padahal maksud kamu adalah "Kucing punya kakakmu". Beda jauh, kan?

Aturan Main Possessive 'S'

  • Benda tunggal: Tambahkan 's. Contoh: My brother's phone, Siska's house.
  • Benda jamak yang sudah berakhiran S: Cukup tambahkan tanda petik (') di paling belakang. Contoh: My parents' room (artinya kamar milik kedua orang tua kamu). Kalau kamu tulis My parent's room, artinya cuma milik salah satu (ayah saja atau ibu saja).
  • Nama yang berakhiran S: Kamu bisa pakai 's atau cuma tanda petik. Contoh: James's book atau James' book. Dua-duanya benar!

Kenapa Sih Kita Sering Lupa Pakai 'S' atau 'ES'?

Bukan karena kamu nggak pintar, tapi karena otak kita sudah terbiasa dengan pola bahasa Indonesia yang super simpel. Di bahasa kita, nggak ada konsep konjugasi kata kerja atau perubahan kata benda berdasarkan jumlah. Jadi, waktu ngomong bahasa Inggris, otak kita cenderung melakukan direct translation alias terjemahin mentah-mentah dari pikiran.

Selain itu, bunyi desis 'S' di akhir kata dalam bahasa Inggris seringkali terdengar lemah atau nggak jelas kalau kita nggak biasa mendengarkannya. Hasilnya, kita pun nggak terbiasa mengucapkannya.

Kalau kamu mau belajar materi bahasa Inggris lainnya, langsung aja cek artikel lain di website Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris. Biar nggak ketinggalan tips belajar seru tiap hari, jangan lupa follow Instagram dan TikTok kami, ya! Kalau masih bingung soal materi bahasa Inggris, kamu juga bisa konsultasi langsung lewat WhatsApp kami.

KELAS ONLINE MR.BOB KAMPUNG INGGRIS

Article written by Nabilla F.
Nabilla loves immersing herself in the world of languages and culture. Her favorite pastimes include watching Korean dramas, diving into books, enjoying good music, and savoring sushi. With a curious mind and a love for learning, Nabilla finds joy in every small moment of life.