Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris - Blank saat speaking adalah salah satu masalah paling umum yang dialami orang ketika belajar bahasa Inggris. Tiba-tiba otak terasa kosong, kosakata seperti menghilang, dan mulut sulit mengeluarkan kata. Padahal, sebelumnya kamu merasa sudah belajar cukup banyak. Situasi ini sering muncul saat presentasi, interview kerja, diskusi kelas, atau bahkan percakapan santai.
Kalau kamu pernah mengalaminya, tenang saja. Kamu tidak sendirian. Masalah ini bukan tanda bahwa kamu tidak pintar atau tidak berbakat dalam bahasa Inggris. Justru, kondisi ini sangat manusiawi dan bisa dijelaskan secara logis. Yang penting bukan seberapa sering kamu mengalaminya, tapi bagaimana cara mengatasinya. Kalau kamu merasa masalahnya juga berkaitan dengan rasa kurang percaya diri, kamu bisa membaca artikel lengkap tentang 8 Cara Percaya Diri (PD) Saat Speaking Bahasa Inggris untuk membantu membangun mental yang lebih siap saat berbicara.
Di artikel ini, kita akan bahas penyebab kenapa kamu sering tiba-tiba kehilangan kata saat berbicara bahasa Inggris, lalu lanjut ke tujuh solusi praktis yang bisa langsung kamu terapkan.

Sebelum masuk ke solusi, penting untuk tahu dulu akar masalahnya. Karena kalau penyebabnya tidak dipahami, kamu akan terus mengulang pola yang sama.
Banyak orang merasa harus menyusun kalimat sempurna sebelum berbicara. Akhirnya, otak sibuk memikirkan tenses, subject-verb agreement, dan struktur kalimat. Alih-alih berbicara, kamu malah terjebak di kepala sendiri.
Akibatnya, percakapan berjalan lebih cepat daripada proses berpikirmu. Di titik inilah sering terjadi jeda panjang yang membuatmu kehilangan arah pembicaraan.
Belajar bahasa Inggris tidak cukup hanya dengan membaca atau mendengarkan. Speaking adalah skill aktif. Kalau kamu jarang melatihnya, otak tidak terbiasa mengakses kosakata secara spontan.
Banyak orang merasa sudah “paham” bahasa Inggris, tapi ketika harus berbicara, semuanya terasa berbeda. Itu karena pemahaman pasif tidak sama dengan kemampuan produksi bahasa.
Faktor psikologis punya pengaruh besar. Rasa takut ditertawakan, takut salah grammar, atau takut pengucapan tidak jelas bisa membuat otak masuk ke mode panik. Saat stres meningkat, kemampuan berpikir jernih justru menurun.
Ironisnya, semakin kamu takut salah, semakin besar kemungkinan kamu benar-benar kehilangan kata.
Banyak pelajar fokus pada kosakata yang rumit, tapi lupa dengan frasa sederhana yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari. Saat ingin menyampaikan ide, kamu tahu maksudnya dalam bahasa Indonesia, tapi tidak tahu padanan paling simpel dalam bahasa Inggris.
Karena terlalu lama mencari kata yang “pas”, akhirnya percakapan terhenti.
Sebagian besar orang masih menerjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris di dalam kepala. Proses ini memakan waktu dan energi mental. Saat situasi berbicara berlangsung cepat, sistem terjemahan ini tidak mampu mengikuti ritme percakapan.
Di situlah momen kehilangan arah sering terjadi.
Speaking di depan kelas, wawancara kerja, atau meeting dengan klien jelas berbeda dengan ngobrol santai. Tekanan situasi membuat adrenalin meningkat. Detak jantung naik, tangan berkeringat, dan pikiran terasa kacau.
Dalam kondisi seperti ini, wajar kalau kamu sulit mengakses kosakata yang sebenarnya sudah kamu pelajari.
Ingin berbicara dengan lancar itu bagus. Tapi kalau kamu menuntut diri untuk terdengar seperti native speaker sejak awal, itu justru jadi beban. Standar yang terlalu tinggi sering membuatmu berhenti sebelum mulai.
Baca Juga: 7 Tips Tingkatkan Kemampuan Listening Bahasa Inggris dengan Cepat
Sekarang kita masuk ke bagian yang paling penting: bagaimana cara mengatasinya.
Tujuan utama speaking adalah menyampaikan pesan, bukan tampil sempurna. Selama lawan bicara mengerti maksudmu, itu sudah cukup.
Mulailah dengan menerima bahwa salah itu bagian dari proses. Bahkan native speaker pun bisa salah ucap atau salah pilih kata. Jadi, jangan jadikan kesalahan sebagai alasan untuk berhenti berbicara.
Kalau kamu merasa kesulitan menyusun kalimat panjang, sederhanakan saja. Daripada mencoba membuat kalimat kompleks, gunakan struktur dasar.
Misalnya:
Struktur sederhana justru membuatmu terdengar lebih jelas dan percaya diri.
Kamu tidak selalu butuh partner untuk latihan. Coba biasakan berbicara sendiri selama 5–10 menit setiap hari. Pilih topik ringan seperti kegiatan hari ini, film favorit, atau rencana akhir pekan.
Rekam suaramu jika perlu. Dengan latihan konsisten, otak akan terbiasa memproduksi kalimat tanpa jeda panjang.
Dalam percakapan nyata, kamu tidak harus langsung menjawab. Gunakan filler yang natural untuk membeli waktu berpikir, seperti:
Frasa ini membantu kamu tetap terlihat tenang meskipun sedang menyusun jawaban.
Daripada menghafal kata terpisah, lebih efektif menghafal frasa. Misalnya:
Dengan memiliki stok frasa siap pakai, kamu tidak perlu merangkai semuanya dari nol saat berbicara.
Mulai dari hal kecil. Saat melihat sesuatu, coba deskripsikan dalam bahasa Inggris di dalam kepala. Misalnya saat di jalan, di kantor, atau di rumah.
Semakin sering kamu melatih internal monologue dalam bahasa Inggris, semakin cepat respons otak saat harus berbicara langsung.
Kalau kamu sering kehilangan kata saat interview atau presentasi, latihanlah dengan simulasi. Buat daftar pertanyaan umum, lalu jawab dengan suara keras.
Semakin familiar kamu dengan format pertanyaan, semakin kecil kemungkinan kamu panik saat situasi sebenarnya terjadi.

Daftar Trial Class Online Mr.BOB Kampung Inggris, disini.Â
Selain tujuh solusi tadi, ada beberapa kebiasaan kecil yang bisa membantu:
Ingat, kelancaran bukan soal berbicara cepat, tapi soal konsistensi dan kejelasan menyampaikan ide.
Blank saat speaking memang menyebalkan, apalagi kalau terjadi di momen penting. Tapi masalah ini bukan akhir dari perjalanan belajarmu. Justru, ini tanda bahwa kamu sedang berkembang dan mencoba keluar dari zona nyaman.
Kuncinya ada pada latihan konsisten, mindset yang tepat, dan keberanian untuk tetap berbicara meskipun belum sempurna. Jangan tunggu percaya diri dulu baru mulai. Justru rasa percaya diri akan muncul setelah kamu sering mencoba.
Kalau kamu pernah mengalami momen kehilangan kata saat berbicara bahasa Inggris, anggap saja itu bagian dari proses belajar. Semakin sering kamu melatih diri, semakin jarang momen itu terjadi.
Sekarang pertanyaannya, kamu mau tetap diam karena takut salah, atau mulai berbicara dan pelan-pelan jadi lebih lancar?
Kalau kamu mau belajar materi bahasa Inggris lainnya, langsung aja cek artikel lain di website Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris. Biar nggak ketinggalan tips belajar seru tiap hari, jangan lupa follow Instagram dan TikTok kami, ya! Kalau masih bingung soal materi bahasa Inggris, kamu juga bisa konsultasi langsung lewat WhatsApp kami.