Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris - Belajar bahasa Inggris sering terlihat simpel di awal, tapi makin ke sini justru makin terasa rumit. Salah satu penyebab utamanya adalah kesalahan memahami makna literal dan makna kiasan dalam bahasa Inggris. Banyak orang sudah hafal arti kata di kamus, tapi tetap salah menangkap maksud kalimat saat membaca teks asli.
Masalah ini sering muncul karena arti kata bahasa Inggris tidak selalu bisa dipahami secara harfiah. Dalam banyak kasus, makna sebuah kata sangat bergantung pada konteks, jenis teks, dan tujuan penulisnya. Kalau tidak terbiasa, terjemahan bisa terasa kaku atau bahkan melenceng jauh.
Agar pemahaman teks bahasa Inggris semakin natural, kamu juga perlu menguasai alur kalimat dan hubungan antar ide. Salah satu caranya adalah dengan memahami kata penghubung yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari. Kamu bisa membaca artikel 7 Kata Penghubung yang Wajib Dikuasai untuk membantu meningkatkan kelancaran dan pemahaman saat berbicara maupun membaca.

Makna literal adalah arti kata yang dipahami apa adanya, sesuai dengan makna dasar yang tercantum di kamus. Dalam penggunaan ini, kata atau frasa tidak memiliki maksud tambahan, kiasan, atau nuansa emosional tertentu. Pembaca bisa langsung memahami maksud kalimat tanpa perlu menebak atau menafsirkan lebih jauh.
Selain contoh sebelumnya, makna literal juga sering muncul dalam kalimat seperti:
Kalimat-kalimat tersebut menyampaikan informasi secara langsung dan objektif. Tidak ada makna tersembunyi di balik kata-katanya, sehingga penerjemahan bisa dilakukan secara lurus tanpa perlu penyesuaian gaya bahasa.
Makna literal dalam bahasa Inggris umumnya digunakan ketika tujuan tulisan adalah menyampaikan fakta, instruksi, atau data. Karena itu, jenis makna ini sering ditemukan dalam buku panduan, artikel ilmiah, berita, atau dokumen resmi yang mengutamakan kejelasan dan ketepatan informasi.
Makna kiasan adalah penggunaan kata atau frasa yang maknanya tidak bisa dipahami secara harfiah. Dalam hal ini, kata-kata dipakai untuk mewakili kondisi, emosi, atau situasi tertentu agar penyampaian terasa lebih hidup dan ekspresif. Pembaca perlu melihat konteks kalimat secara keseluruhan untuk menangkap maksud sebenarnya.
Selain contoh sebelumnya, makna kiasan juga sering muncul dalam kalimat seperti:
Penggunaan makna kiasan bahasa Inggris bertujuan untuk memperkuat gambaran dan emosi dalam tulisan. Karena itu, arti kata dalam kalimat seperti ini tidak selalu bisa ditemukan secara langsung di kamus. Tanpa pemahaman konteks, pembaca bisa dengan mudah salah menafsirkan maksud kalimat, terutama saat membaca cerita, opini, atau percakapan informal.
Konteks mencakup banyak hal, mulai dari topik pembahasan, situasi yang sedang dibicarakan, hingga hubungan antar kalimat dalam satu paragraf. Satu kata yang sama bisa memiliki arti berbeda ketika digunakan dalam konteks yang berbeda pula. Karena itu, memahami satu kalimat saja seringkali belum cukup.
Misalnya, kata yang sama bisa bermakna literal saat muncul dalam teks informatif, tetapi berubah menjadi kiasan ketika digunakan dalam narasi atau opini. Jika pembaca hanya terpaku pada arti kamus tanpa melihat konteks, makna kalimat bisa melenceng dari maksud aslinya.
Dengan membiasakan diri membaca lebih dari satu kalimat dan memahami alur pembahasan, pembaca akan lebih mudah menangkap pesan yang ingin disampaikan penulis. Cara ini membuat proses membaca dan menerjemahkan bahasa Inggris menjadi lebih akurat dan terasa alami.
Idiom biasanya terbentuk dari kebiasaan berbahasa penutur asli dan berkembang secara budaya, sehingga maknanya tidak bisa dijelaskan secara logis dari kata-kata penyusunnya. Inilah alasan kenapa idiom sering menjadi jebakan bagi pembelajar bahasa Inggris, terutama jika baru mengandalkan kamus biasa.
Dalam praktiknya, idiom banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari, film, lagu, hingga artikel opini. Penutur asli sering memakai idiom untuk membuat bahasa terdengar lebih natural dan ekspresif. Jika pembaca tidak mengenali bahwa sebuah frasa adalah idiom, makna kalimat bisa terasa aneh atau sulit dipahami.
Karena itu, saat menemukan frasa yang terkesan tidak masuk akal jika diterjemahkan secara harfiah, ada baiknya berhenti sejenak dan mempertimbangkan kemungkinan bahwa frasa tersebut adalah idiom. Dengan semakin sering terpapar idiom, kemampuan memahami makna kiasan dalam bahasa Inggris juga akan ikut meningkat.
Contoh idiom yang sering ditemui:
Semua idiom tersebut tidak bisa diterjemahkan secara literal karena maknanya sudah bergeser menjadi kiasan. Memahami idiom seperti ini akan sangat membantu pembaca dalam menangkap maksud percakapan atau tulisan bahasa Inggris secara lebih alami, terutama dalam konteks informal dan budaya sehari-hari.

Daftar Trial Class Online Mr.BOB Kampung Inggris, disini.
Kata kerja seperti ini sering digunakan untuk membuat deskripsi terasa lebih hidup dan tidak monoton. Alih-alih menjelaskan kondisi secara datar, penulis memakai kata kerja yang seolah menggambarkan gerakan atau perubahan, padahal yang dimaksud adalah situasi atau suasana tertentu. Inilah yang membuat maknanya menjadi kiasan.
Contoh:
Artinya suasana menjadi sunyi, bukan keheningan yang jatuh.
Dengan mengenali pola ini, pembaca tidak akan terjebak pada arti harfiah yang justru membingungkan. Kemampuan memahami kata kerja yang digunakan secara kiasan akan sangat membantu saat membaca cerita, artikel opini, atau teks deskriptif dalam bahasa Inggris.
Agar hasil terjemahan bahasa Inggris ke Indonesia terasa lebih alami, perhatikan beberapa hal berikut:
Dengan menerapkan langkah-langkah ini, hasil terjemahan akan lebih hidup, terasa alami, dan pembaca dapat menangkap maksud teks secara akurat tanpa bingung.
Kemampuan membedakan makna literal dan kiasan tidak bisa dikuasai dalam semalam. Semakin sering membaca teks bahasa Inggris, semakin terbiasa juga memahami pola bahasa yang digunakan.
Membaca artikel, cerita pendek, atau esai berbahasa Inggris secara rutin bisa melatih kepekaan terhadap makna kata yang tidak harfiah. Lama-kelamaan, kamu akan lebih cepat menangkap maksud kalimat tanpa harus menerjemahkan satu per satu.
Baca Juga: 8 Cara Percaya Diri (PD) Saat Speaking Bahasa Inggris
Memahami perbedaan makna literal dan makna kiasan dalam bahasa Inggris adalah keterampilan penting bagi siapa pun yang ingin meningkatkan kemampuan membaca dan menerjemahkan. Dengan memperhatikan konteks, jenis teks, dan kebiasaan penggunaan kata, kesalahan memahami arti bisa diminimalkan.
Jika tidak terpaku pada terjemahan kata per kata dan mulai fokus pada makna kalimat secara utuh, membaca teks bahasa Inggris akan terasa jauh lebih mudah dan menyenangkan.
Kalau kamu mau belajar materi bahasa Inggris lainnya, langsung aja cek artikel lain di website Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris. Biar nggak ketinggalan tips belajar seru tiap hari, jangan lupa follow Instagram dan TikTok kami, ya! Kalau masih bingung soal materi bahasa Inggris, kamu juga bisa konsultasi langsung lewat WhatsApp kami.