4 Cara Membedakan Compliment dan Praise dengan Benar

January 14, 2026 - by Nabilla F.

Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris - Compliment dan praise sering dianggap sama oleh banyak orang yang sedang belajar Bahasa Inggris. Keduanya memang sama-sama berhubungan dengan memberi penilaian positif, tapi kalau dipakai di konteks yang salah, maknanya bisa melenceng. Bahkan, dalam situasi tertentu, kesalahan penggunaan bisa bikin kalimat terdengar aneh atau kurang tepat secara budaya.

Compliment dan praise bukan cuma soal arti di kamus, tapi juga soal kebiasaan penutur asli dalam menggunakannya. Karena itu, memahami perbedaan keduanya penting banget, apalagi kalau kamu sering berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, baik secara lisan maupun tulisan.

Artikel ini akan membahas empat cara utama untuk membedakan compliment dan praise dengan benar, lengkap dengan penjelasan konteks, contoh penggunaan, dan kesalahan umum yang sering terjadi. Pembahasannya santai, tapi tetap fokus ke pemahaman yang benar.

Selain membedakan compliment dan praise, banyak pembelajar Bahasa Inggris juga sering keliru dengan pasangan kata lain yang sekilas mirip maknanya. Salah satunya adalah penggunaan under dan below yang kerap tertukar. Supaya pemahamanmu makin kuat dan nggak salah konteks, kamu bisa membaca artikel 5 Perbedaan Under dan Below dalam Bahasa Inggris sebagai panduan lengkapnya.

4 Cara Membedakan Compliment dan Praise dengan Benar - Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris

1. Compliment dan Praise Dilihat dari Tujuan Penggunaannya

Compliment dan praise bisa dibedakan paling mudah dari tujuan saat mengucapkannya. Walaupun sama-sama bernada positif, niat di balik dua kata ini sebenarnya berbeda.

Compliment biasanya digunakan untuk menyenangkan perasaan orang lain secara langsung. Fokusnya ada pada sesuatu yang sifatnya personal dan sering kali bersifat sementara. Misalnya penampilan, gaya berpakaian, suara, atau hal kecil yang bisa langsung dilihat atau dirasakan.

Contoh situasi compliment:

  • Kamu memuji teman karena bajunya bagus hari ini
  • Kamu mengatakan suara seseorang enak didengar
  • Kamu memuji hasil masakan teman

Di sisi lain, praise lebih sering dipakai untuk mengapresiasi pencapaian, usaha, atau kualitas yang lebih mendalam. Praise biasanya tidak sekadar basa-basi, tapi bentuk pengakuan atas sesuatu yang memang layak diapresiasi secara serius.

Contoh situasi praise:

  • Guru memuji murid karena kerja kerasnya selama satu semester
  • Atasan memuji karyawan karena konsistensi dan dedikasinya
  • Orang tua memuji anak karena kejujurannya

Dari sini bisa disimpulkan, compliment lebih ke menyenangkan, sedangkan praise lebih ke mengakui nilai atau usaha seseorang.

2. Dilihat dari Objek yang Dipuji

Compliment/praise juga bisa dibedakan dari apa yang sedang dipuji. Ini penting karena banyak orang keliru memuji hal yang seharusnya masuk kategori praise, tapi malah terdengar dangkal karena menggunakan gaya compliment.

Compliment biasanya ditujukan pada hal-hal yang terlihat di permukaan. Objeknya cenderung fisik atau hasil instan.

Contoh objek compliment:

  • Penampilan
  • Barang yang dipakai
  • Hasil karya sederhana
  • Suara atau gaya bicara

Kalau kamu bilang seseorang terlihat keren hari ini, itu jelas compliment. Nilainya tidak permanen dan bisa berubah setiap waktu.

Sebaliknya, praise lebih sering ditujukan pada hal yang sifatnya internal atau proses jangka panjang. Objeknya bisa berupa karakter, sikap, kemampuan, atau pencapaian.

Contoh objek praise:

  • Kerja keras
  • Kejujuran
  • Kepemimpinan
  • Konsistensi
  • Prestasi akademik atau profesional

Misalnya, memuji seseorang karena ketekunannya belajar selama bertahun-tahun. Itu bukan sekadar komentar singkat, tapi pengakuan atas usaha yang nyata.

Dengan memahami objek yang dipuji, kamu bisa lebih mudah menentukan apakah harus menggunakan compliment atau praise.

Baca Juga: 4 Perbedaan Each dan Every dalam Bahasa Inggris

3. Compliment dan Praise Dilihat dari Situasi dan Konteks Sosial

Compliment/praise juga punya perbedaan yang cukup jelas dari segi situasi sosial. Ini penting terutama kalau kamu ingin terdengar natural seperti penutur asli.

Compliment lebih sering muncul dalam percakapan santai dan informal. Biasanya digunakan di antara teman, kenalan, atau situasi sosial yang ringan. Compliment juga sering dipakai sebagai pembuka obrolan atau untuk mencairkan suasana.

Contohnya:

  • Percakapan antar teman
  • Komentar ringan di media sosial
  • Obrolan kasual di kantor

Sedangkan praise cenderung digunakan dalam situasi yang lebih formal atau bermakna. Praise sering muncul dalam konteks profesional, pendidikan, atau momen penting.

Contohnya:

  • Evaluasi kerja
  • Pidato penghargaan
  • Feedback resmi
  • Surat rekomendasi

Menggunakan praise di situasi santai sebenarnya tidak salah, tapi bisa terasa terlalu serius. Sebaliknya, memakai compliment di situasi formal bisa terdengar kurang menghargai usaha orang tersebut.

Karena itu, memahami konteks sosial sangat penting supaya pesan yang disampaikan tepat sasaran.

4. Dilihat dari Dampak Emosionalnya

Compliment/praise juga berbeda dari efek emosional yang ditimbulkan pada penerimanya. Walaupun sama-sama menyenangkan, dampaknya tidak selalu sama.

Compliment biasanya memberikan rasa senang sesaat. Orang yang menerima compliment akan merasa dihargai, tapi efeknya cenderung singkat. Ini bukan hal buruk, karena compliment memang berfungsi untuk membangun suasana positif.

Contohnya, ketika seseorang dipuji karena penampilannya, perasaan senang itu muncul cepat, tapi tidak selalu bertahan lama.

Sementara itu, praise punya dampak emosional yang lebih dalam dan tahan lama. Praise bisa meningkatkan rasa percaya diri, motivasi, dan bahkan membentuk karakter seseorang.

Misalnya, anak yang sering dipraise karena usahanya akan lebih termotivasi untuk terus mencoba, bukan hanya mengejar hasil. Begitu juga karyawan yang dipraise atas dedikasinya biasanya merasa lebih dihargai secara profesional.

Karena itu, praise sering dianggap lebih bermakna dibanding compliment, meskipun keduanya tetap penting dalam komunikasi sehari-hari.

Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris - Trial

Daftar Trial Class Online Mr.BOB Kampung Inggris, disini. 

Kesalahan Umum dalam Menggunakan Compliment dan Praise

Compliment/praise sering tertukar karena kebiasaan menerjemahkan langsung dari Bahasa Indonesia. Dalam Bahasa Indonesia, kata “pujian” sering dipakai untuk semua konteks, padahal dalam Bahasa Inggris ada perbedaan nuansa.

Kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  • Memuji pencapaian besar dengan gaya compliment yang terlalu ringan
  • Menggunakan praise untuk hal kecil yang sifatnya sementara
  • Tidak menyesuaikan kata dengan situasi formal atau informal

Dengan memahami empat cara membedakan di atas, kesalahan-kesalahan ini bisa dihindari.

Compliment/praise memang terlihat mirip di permukaan, tapi sebenarnya punya fungsi dan konteks yang berbeda. Compliment lebih cocok untuk interaksi ringan dan hal-hal yang sifatnya personal serta sementara. Praise lebih tepat digunakan untuk mengapresiasi usaha, karakter, dan pencapaian yang bernilai jangka panjang.

Kalau kamu ingin terdengar lebih natural dalam Bahasa Inggris, memahami perbedaan ini adalah langkah penting. Bukan cuma soal tata bahasa, tapi juga soal budaya dan cara berkomunikasi yang tepat.

Dengan menerapkan empat cara membedakan compliment dan praise di atas, kamu bisa lebih percaya diri saat mengekspresikan apresiasi kepada orang lain dalam Bahasa Inggris.

Kalau kamu mau belajar materi bahasa Inggris lainnya, langsung aja cek artikel lain di website Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris. Biar nggak ketinggalan tips belajar seru tiap hari, jangan lupa follow Instagram dan TikTok kami, ya! Kalau masih bingung soal materi bahasa Inggris, kamu juga bisa konsultasi langsung lewat WhatsApp kami.

KELAS ONLINE MR.BOB KAMPUNG INGGRIS

Article written by Nabilla F.
Nabilla loves immersing herself in the world of languages and culture. Her favorite pastimes include watching Korean dramas, diving into books, enjoying good music, and savoring sushi. With a curious mind and a love for learning, Nabilla finds joy in every small moment of life.