3 Tips Memilih Formal atau Informal dalam Bahasa Inggris

September 23, 2026 - by Nabilla F.

Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris - Ketika kita belajar bahasa Inggris, salah satu hal yang perlu kita perhatikan adalah gaya bahasa yang kita gunakan. Apakah kita perlu menggunakan bahasa yang formal ataukah bahasa yang lebih santai dan informal? Dalam kehidupan sehari-hari, ini adalah pertanyaan yang sering muncul, dan tentu saja jawaban untuk pertanyaan ini tergantung pada konteks atau situasi di mana kita berbicara atau menulis.

Memilih antara formal atau informal dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris bukanlah hal yang sulit jika kita tahu kapan dan di mana kita harus menggunakan kedua gaya bahasa tersebut. Pada artikel ini, kita akan membahas 3 tips penting yang bisa membantu kalian memilih antara bahasa formal dan informal dengan lebih tepat dan efisien.

Baca Juga: Perbedaan "While" dan "Whilst" dalam Bahasa Inggris

3 Tips Memilih Formal atau Informal dalam Bahasa Inggris - Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris

Apa Bedanya Bahasa Inggris Formal dan Informal?

Bahasa Inggris formal adalah gaya bahasa yang sopan, lengkap, dan berjarak. Gaya ini dipakai dalam situasi resmi, profesional, atau akademis. Bahasa Inggris informal adalah gaya yang santai dan akrab, dipakai bersama teman, keluarga, atau orang yang sudah dekat denganmu.

Perbedaannya bisa dilihat dari beberapa aspek berikut:

Aspek Formal Informal
Contractions I would like to…, I do not know I'd like to…, I don't know
Kosakata request, purchase, assist, inquire, obtain, require ask for, buy, help, ask, get, need
Phrasal verb postpone, investigate, tolerate put off, look into, put up with
Cara meminta Would you mind sending me the file? Can you send me the file? / Send it over!
Sapaan Dear Ms. Taylor, / Good morning, Sir. Hi Taylor, / Hey!
Penutup Best regards, / Yours sincerely, Cheers, / Talk soon! / See ya!
Struktur kalimat Lengkap dan runtut Pendek, boleh tidak lengkap (Sounds good!)
Slang dan singkatan Dihindari Boleh (wanna, gonna, BTW, LOL)
Tanda seru dan emoji Dibatasi, biasanya tanpa emoji Bebas
Nada Sopan, berjarak, objektif Akrab, santai, ekspresif

Di antara dua kutub itu, ada juga gaya netral (semi-formal), misalnya "Could you send me the file, please?". Gaya ini sopan tapi tidak kaku, dan cocok untuk kebanyakan komunikasi kerja sehari-hari.

3 Tips Memilih Bahasa Inggris Formal atau Informal

Tip 1: Lihat Media dan Situasinya

Hal pertama yang perlu kamu lihat adalah di mana kamu berkomunikasi.

Situasi formal biasanya muncul di email kerja, presentasi, surat lamaran, tulisan akademik, atau percakapan resmi. Di sini, gunakan kalimat yang lengkap dan sopan, serta hindari slang.

  • Formal: "Good morning, Ms. Taylor. I was wondering if you would be available for a brief meeting to discuss the recent updates on the project."
  • Informal: "Hey Taylor, got time for a quick chat about the project stuff?"

Situasi informal muncul di chat pribadi, media sosial, atau obrolan santai. Kamu bebas memakai slang, singkatan, dan kalimat pendek.

  • Formal: "I would like to invite you to our gathering this weekend."
  • Informal: "Hey, wanna come hang out this weekend?"

Tip 2: Kenali Siapa Lawan Bicaramu

Gaya bahasa yang kamu pilih akan memengaruhi cara orang menanggapimu. Panduan singkatnya:

Lawan bicara Gaya yang disarankan Contoh
Teman atau keluarga Informal "Yo, have you seen that new movie? It's awesome!"
Orang yang lebih tua atau belum akrab Formal "Good afternoon, Sir. I was wondering if you could help me with some information regarding the event."
Rekan kerja Netral "Could we go over the project details in tomorrow's meeting?"
Atasan atau klien Formal "I would like to discuss the project details with you during tomorrow's meeting."

Kalau kamu masih ragu, coba perhatikan cara lawan bicaramu menulis atau berbicara, lalu sesuaikan levelnya. Misalnya, kalau atasanmu membuka email dengan "Hi team,", kamu tidak perlu membalas dengan gaya yang terlalu kaku. Tapi tetap jaga kesopananmu ya.

Tip 3: Tentukan Tujuan Komunikasimu

Tujuan komunikasi juga memengaruhi gaya bahasamu. Berikut contoh untuk beberapa tujuan yang sering muncul:

Tujuan Formal Informal
Meminta tolong "Would you mind sending me the report by Friday?" "Can you send me the report by Friday?"
Meminta maaf "I apologize for the delay in my response." "Sorry for the late reply!"
Berterima kasih "Thank you very much for your assistance." "Thanks a lot, you're a lifesaver!"
Menyampaikan informasi "I would like to inform you that adjustments to the schedule have been planned for next week." "The schedule's getting tweaked for next week. I'll keep you posted."
Mengajak bertemu "It would be a pleasure to reconnect. Would you be available for coffee sometime?" "Feels like forever since we last talked. Wanna meet up sometime?"

Ingat, formal tidak berarti rumit. Kalau tujuanmu menyampaikan informasi dengan jelas, gunakan kalimat yang sopan tapi tetap lugas. Kata-kata yang terlalu berat justru bisa membuat pesanmu sulit dipahami.

Daftar trial class Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris

Daftar Trial Class Online Mr.BOB Kampung Inggris, di sini.

Contoh Nyata: Satu Situasi, Tiga Gaya

Bayangkan kamu perlu memundurkan jadwal meeting hari Senin. Begini perbedaan gayanya:

Formal (untuk klien atau atasan yang belum akrab):

Dear Mr. Anderson,

I regret to inform you that I will be unable to attend our meeting scheduled for Monday at 10 a.m. Would it be possible to reschedule it for Tuesday afternoon? I apologize for any inconvenience.

Best regards,
Rina

Netral (untuk rekan kerja atau atasan yang sudah akrab):

Hi Mr. Anderson,

I'm afraid I can't make our meeting on Monday at 10. Could we move it to Tuesday afternoon? Thanks for understanding.

Best,
Rina

Informal (untuk teman satu tim yang dekat):

Hey Dan, I can't make Monday's meeting. Can we do Tuesday afternoon instead? Thanks!

Ketiganya punya isi yang sama. Yang berbeda hanya sapaan, pilihan kata, dan panjang kalimatnya.

Kesalahan Umum Saat Memilih Gaya Bahasa

  1. Terlalu formal ke teman dekat. Kalimat seperti "I would like to inquire whether you are free tonight" akan terdengar aneh kalau kamu sedang mengajak sahabatmu nonton.
  2. Memakai slang ke atasan atau klien. Kata seperti wanna, gonna, atau stuff sebaiknya disimpan untuk obrolan santai.
  3. Mengira "please" saja sudah cukup sopan. Kalimat "Give me the report, please" tetap terdengar seperti perintah. Lebih aman pakai "Could you send me the report, please?"
  4. Menerjemahkan langsung dari bahasa Indonesia. Misalnya, memakai Sir/Madam di semua situasi karena terbiasa dengan "Bapak/Ibu". Sapaan yang lebih aman adalah gelar + nama belakang (Mr. Anderson, Ms. Taylor), atau mengikuti sapaan yang dipakai lawan bicaramu.

Memilih antara bahasa Inggris formal dan informal sebenarnya bisa dipermudah dengan tiga pertanyaan:

  1. Di mana kamu berkomunikasi? (media dan situasi)
  2. Dengan siapa kamu berbicara? (lawan bicara)
  3. Untuk apa kamu berkomunikasi? (tujuan)

Kalau kamu bisa menjawab ketiganya, memilih gaya bahasa yang tepat akan terasa jauh lebih mudah. Jangan khawatir kalau awalnya masih salah pilih. Semakin sering berlatih, semakin natural juga hasilnya.

Kalau kamu mau belajar materi bahasa Inggris lainnya, langsung aja cek artikel lain di website Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris. Biar nggak ketinggalan tips belajar seru tiap hari, jangan lupa follow Instagram dan TikTok kami, ya! Kalau masih bingung soal materi bahasa Inggris, kamu juga bisa konsultasi langsung lewat WhatsApp kami.

KELAS ONLINE MR.BOB KAMPUNG INGGRIS

FAQ: Pertanyaan yang Sering Muncul

1. Bolehkah pakai contractions (I'm, don't) di email kerja?
Boleh untuk email kerja sehari-hari yang bernada netral. Hindari contractions di surat resmi, surat lamaran, dan tulisan akademik.
2. Apakah wanna dan gonna boleh dipakai di tulisan?
Cocok untuk chat dan media sosial. Untuk email profesional dan tulisan formal, gunakan want to dan going to.
3. Kalau ragu, sebaiknya pilih formal atau informal?
Mulai dari gaya netral atau semi-formal. Setelah itu, sesuaikan dengan gaya lawan bicaramu.
4. Apakah bahasa Inggris punya tingkat kesopanan seperti "kamu" dan "Anda"?
Tidak. Bahasa Inggris hanya punya satu kata you. Tingkat kesopanan diatur lewat pilihan kata dan struktur kalimat, misalnya memakai would dan could, atau memilih kata yang lebih formal.

Article written by Nabilla F.
Nabilla loves immersing herself in the world of languages and culture. Her favorite pastimes include watching Korean dramas, diving into books, enjoying good music, and savoring sushi. With a curious mind and a love for learning, Nabilla finds joy in every small moment of life.