7 Contoh Adverb of Degree dalam Bahasa Inggris

August 28, 2025 - by Nabilla F.

Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris - Kalau kita belajar bahasa Inggris, salah satu hal yang sering bikin bingung adalah soal adverb atau kata keterangan. Kenapa? Karena bentuk dan fungsinya bisa macem-macem banget. Ada adverb of time, adverb of manner, adverb of place, dan juga adverb of degree. Nah, kali ini kita bakal fokus ngebahas adverb of degree.

Adverb of degree itu sebenarnya simpel banget kalau dijelasin: dia adalah kata keterangan yang dipakai buat nunjukin seberapa jauh, seberapa kuat, atau seberapa banyak sebuah kata kerja (verb), kata sifat (adjective), atau kata keterangan lain (adverb) berlaku. Dengan kata lain, dia ngasih tahu “tingkat intensitas”.

Contoh gampang:

  • “She is very beautiful.”
  • “I am so tired.”
  • “The coffee is too hot.”

Di tiga kalimat itu, kata very, so, dan too adalah adverb of degree. Tanpa kata-kata itu, kalimatnya bakal terdengar datar. Tapi begitu ditambahin, artinya langsung lebih jelas. Kalau kamu merasa sering banget pakai kata very, coba cek artikel ini: 15 Kata Pengganti 'Very' yang Bikin Bahasa Inggrismu Lebih Keren biar bahasamu lebih variatif.

Nah, artikel ini bakal ngebahas 7 contoh adverb of degree yang paling sering dipakai dalam bahasa Inggris. Bukan cuma sekadar daftarnya aja, tapi juga cara pakainya, contoh kalimat, dan tips biar gampang banget dipahami. Kita bakal bahas dengan gaya santai, jadi nggak usah takut pusing duluan.

7 Contoh Adverb of Degree dalam Bahasa Inggris dan Cara Penggunaannya - Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris

Apa Itu Adverb of Degree?

Sebelum masuk lebih jauh, mari kita pahami dulu konsep dasar dari adverb of degree.

Adverb of degree adalah kata keterangan yang digunakan untuk menjawab pertanyaan “how much?” atau “to what extent?”. Jadi, kalau kamu tanya: “Seberapa besar? Seberapa kuat? Seberapa jauh?” maka jawaban yang muncul biasanya berupa adverb of degree.

Fungsi utama adverb of degree ada beberapa:

  1. Menguatkan makna: contoh very happy, extremely cold.
  2. Melemahkan makna: contoh slightly different, a bit tired.
  3. Membatasi makna: contoh almost finished, nearly perfect.

Dengan kata lain, adverb of degree itu kayak bumbu masakan. Tanpa bumbu, masakan hambar. Tanpa adverb of degree, kalimat dalam bahasa Inggris juga sering terasa hambar atau kurang ekspresif.

7 Contoh Adverb of Degree dan Cara Menggunakannya

Sekarang kita masuk ke inti pembahasan: tujuh contoh adverb of degree yang paling sering muncul dalam percakapan maupun tulisan bahasa Inggris.

1. Very

Kata very adalah salah satu adverb of degree paling populer. Hampir semua orang yang belajar bahasa Inggris pernah ketemu sama kata ini.

Fungsi:
Very dipakai buat menguatkan makna dari adjective atau adverb. Dia menekankan bahwa sesuatu itu lebih dari biasanya.

Contoh kalimat:

  • She is very smart.
  • The movie was very interesting.
  • He runs very quickly.

Kalau diperhatiin, very biasanya muncul sebelum adjective (smart, interesting) atau adverb lain (quickly).

Kesalahan umum:
Banyak pelajar pemula suka overuse kata very. Misalnya, semua hal dibilang very good, very nice, very beautiful. Padahal, sebenarnya ada banyak kata lain yang bisa dipakai biar lebih variatif, misalnya: extremely, highly, totally, dll.

Tips:
Kalau very sudah terlalu sering dipakai, sebaiknya ganti dengan kosakata lain yang lebih bervariasi dan kuat. Contohnya:

  • Instead of “very big” → gunakan “enormous”
  • Instead of “very small” → gunakan “tiny”
  • Instead of “very tired” → gunakan “exhausted”

Dengan begitu, kalimatmu jadi lebih keren dan natural.

2. Too

Kata too sering banget bikin bingung karena punya beberapa arti. Dalam konteks adverb of degree, too biasanya artinya kelebihan atau lebih dari yang diinginkan/ditoleransi.

Fungsi:
Digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang berlebihan, sering kali bernuansa negatif.

Contoh kalimat:

  • The coffee is too hot to drink.
  • He speaks too fast.
  • The dress is too expensive for me.

Kalau diperhatikan, too sering diikuti oleh adjective (hot, fast, expensive). Dan biasanya, ada implied problem di balik kalimat itu. Misalnya, too hot to drink berarti saking panasnya sampai nggak bisa diminum.

Kesalahan umum:
Ada yang salah kaprah pakai too untuk sekadar bilang “sangat”. Misalnya, “I am too happy today.” Itu terdengar aneh, karena artinya “Aku terlalu bahagia” — seolah-olah kebahagiaan itu jadi masalah. Lebih tepat pakai so happy atau very happy.

Tips:
Kalau kamu mau menekankan hal positif, jangan pakai too, tapi pilih so atau really.

3. So

Kata so ini fleksibel banget. Dalam adverb of degree, kata ini berfungsi untuk menekankan intensitas, mirip dengan very, namun biasanya memberikan kesan yang lebih emosional.

Fungsi:
So menambah kekuatan makna adjective/adverb, sering dipakai dalam percakapan untuk menekankan perasaan.

Contoh kalimat:

  • She is so beautiful.
  • I was so tired after work.
  • That movie is so funny.

Perbedaan dengan very:

  • Very lebih netral, lebih sering dipakai dalam tulisan formal.
  • So terdengar lebih ekspresif dan cocok untuk percakapan sehari-hari.

Kesalahan umum:
Ada yang suka pakai so tanpa penjelasan lanjutan, misalnya: “I am so.” Itu nggak lengkap. Harus ada adjective/adverb setelahnya, misalnya “I am so happy.”

Tips:
Kalau mau terdengar natural, coba pakai so di percakapan santai. Tapi kalau lagi nulis essay formal, lebih baik pakai very.

4. Quite

Kata quite agak tricky karena bisa berarti cukup atau bahkan sangat, tergantung konteks dan logat penutur.

Fungsi:
Menunjukkan tingkat intensitas yang lebih tinggi dari a little, tapi tidak sekuat very.

Contoh kalimat:

  • The food is quite delicious.
  • She is quite tall.
  • The movie was quite interesting.

Catatan penting:

  • Di British English, quite kadang berarti “sangat”. Misalnya, “That’s quite brilliant!”
  • Di American English, quite lebih sering berarti “cukup”. ”Contohnya, “It’s quite good” berarti “cukup bagus,” bukan “sangat bagus.”

Tips:
Kalau kamu ngobrol sama orang British, hati-hati karena mereka bisa menafsirkan quite lebih positif dibanding orang Amerika.

5. Enough

Kata enough punya posisi unik karena dia bisa muncul setelah adjective/adverb, bukan sebelumnya.

Fungsi:
Dipakai buat menunjukkan kecukupan. Kalau sesuatu enough, berarti itu sudah memadai atau sesuai kebutuhan.

Contoh kalimat:

  • She is tall enough to reach the shelf.
  • The room is big enough for all of us.
  • We have studied hard enough for the exam.

Kesalahan umum:
Banyak yang keliru menaruh enough di depan adjective. Misalnya: “She is enough tall.” Itu salah. Harusnya: “She is tall enough.”

Tips:
Ingat pola umum: adjective/adverb + enough.

6. Almost

Kata almost artinya hampir. Dia dipakai buat menunjukkan bahwa sesuatu mendekati kenyataan, tapi tidak sepenuhnya.

Fungsi:
Menunjukkan sesuatu yang nyaris terjadi.

Contoh kalimat:

  • I’m almost finished with my homework.
  • She almost cried when she heard the news.
  • The train is almost full.

Kesalahan umum:
Kadang orang pakai almost untuk hal yang sudah selesai. Padahal almost itu berarti belum 100% jadi. Jadi kalau bilang: “I almost ate the cake” artinya kamu tidak jadi makan kue itu, bukan sudah makan.

7. Extremely

Kalau kamu mau menekankan sesuatu sampai level maksimal, extremely adalah pilihan tepat.

Fungsi:
Menguatkan makna lebih dari very, lebih intens.

Contoh kalimat:

  • The exam was extremely difficult.
  • She is extremely talented.
  • It’s extremely cold outside.

Tips:
Gunakan extremely kalau kamu mau memberi penekanan lebih kuat dibanding very. Tapi jangan terlalu sering dipakai biar tidak kehilangan efek dramatisnya.

Kesalahan Umum dalam Menggunakan Adverb of Degree

  1. Salah posisi:
    Misalnya, “He runs enough fast” → seharusnya “He runs fast enough.”
  2. Overuse kata very:
    Semua hal dibilang very good, very nice, very beautiful. Ini bikin bahasa jadi monoton.
  3. Salah tafsir kata quite:
    Kadang orang salah paham karena perbedaan British dan American English.
  4. Pakai too untuk hal positif:
    Misalnya, “I’m too happy.” Itu terdengar janggal, karena biasanya too bermakna negatif.

Tips Mudah Menguasai Adverb of Degree

  1. Latihan pakai kalimat sederhana.
    Jangan langsung coba yang ribet. Mulai dari “I am very happy” lalu coba ganti dengan “I am so happy”, “I am extremely happy”, dll.
  2. Variasi vocabulary.
    Jangan terjebak di kata very. Cari alternatif biar lebih kaya.
  3. Bedakan formal dan informal.
    • Formal → lebih aman pakai very, extremely.
    • Informal → bisa pakai so, really, quite.
  4. Praktik di percakapan sehari-hari.
    Semakin sering dipakai, semakin cepat terbiasa.

Penutup

Belajar adverb of degree memang kelihatannya sepele, tapi sebenarnya punya pengaruh besar banget buat bikin bahasa Inggris kita terdengar lebih natural. Dengan memahami kata-kata seperti very, too, so, quite, enough, almost, dan extremely, kita bisa menyampaikan maksud dengan lebih jelas dan penuh ekspresi. Tinggal sering dipraktekkan saja, entah lewat percakapan sehari-hari, menulis cerita, atau bahkan sekadar latihan bikin kalimat. Semakin sering digunakan, semakin terasa gampang dan otomatis. Jadi, jangan takut salah, yang penting terus coba pakai dalam berbagai situasi sampai akhirnya jadi kebiasaan.

Yuk mulai ubah gaya ngomongmu dari sekarang. Oh iya, kalau kamu tertarik mempelajari materi bahasa Inggris lainnya, kamu bisa baca-baca artikel kami yang lainnya di website Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris ini ya teman-teman. Jangan lupa untuk follow akun instagram dan follow juga akun tiktok kami ya teman-teman. Kalau kamu kebingungan saat belajar bahasa Inggris, kamu bisa tanyakan materi bahasa Inggris, yang kamu kurang paham sama mentor kami loh teman-teman. Kamu bisa konsultasi di whatsapp kami dulu yuk disini!

Article written by Nabilla F.
Nabilla loves immersing herself in the world of languages and culture. Her favorite pastimes include watching Korean dramas, diving into books, enjoying good music, and savoring sushi. With a curious mind and a love for learning, Nabilla finds joy in every small moment of life.