Perbedaan Say, Tell, Talk, Speak & Contoh Penggunaan

August 27, 2025 - by Nabilla F.

Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris - Kalau kamu lagi belajar bahasa Inggris, pasti pernah bingung sama empat kata ini: say, tell, talk, dan speak. Sekilas mirip banget, sama-sama berhubungan dengan ngomong atau menyampaikan sesuatu. Tapi kalau kamu perhatiin, penggunaannya ternyata nggak bisa asal. Ada aturan tersendiri, ada nuansa yang berbeda, dan ada momen tertentu di mana salah pilih kata bisa bikin kalimatmu terdengar aneh, bahkan salah makna.

Misalnya, kamu bilang:

  • "He said me the truth." → salah.
  • "He told me the truth." → benar.

Atau contoh lain:

  • "Can I talk English?" → salah.
  • "Can I speak English?" → benar.

Nah, masalah-masalah kayak gini sering banget bikin pelajar bahasa Inggris garuk-garuk kepala. Padahal sebenarnya gampang kalau kamu sudah tahu polanya. Di artikel panjang ini, kita bakal bahas secara detail, mendalam, tapi dengan gaya santai biar kamu bisa langsung ngerti bedanya dan tahu kapan harus pakai say, tell, talk, atau speak.

Kasus kayak gini sebenarnya nggak cuma terjadi di say, tell, talk, dan speak aja, lho. Misalnya, kata each dan every juga sering bikin pelajar Inggris salah kaprah. Kalau kamu penasaran, bisa cek juga artikel 4 Perbedaan Each dan Every dalam Bahasa Inggris biar makin jelas.

Perbedaan Say, Tell, Talk, Speak & Contoh Penggunaan - Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris

Say

Apa itu "say"?

Kata say biasanya dipakai untuk mengutip ucapan seseorang atau menyampaikan apa yang diucapkan. Fokus utama kata ini ada pada kata-kata yang keluar dari mulut, bukan pada siapa yang jadi pendengar. Jadi intinya: say lebih menekankan pada ucapannya.

Rumus umum penggunaan "say"
  • say + something
  • say + to someone (kalau ingin menyebut lawan bicaranya)
Contoh kalimat dengan "say"
  1. She said she was tired. → (Dia bilang kalau dia capek.)
  2. He said, "I will come tomorrow." → (Dia bilang, "Aku akan datang besok.")
  3. Don’t say bad words. → (Jangan ucapkan kata-kata kasar.)
  4. What did you say to him? → (Kamu bilang apa ke dia?)
Hal penting tentang "say"
  • Kalau menggunakan say dan ingin menyebut lawan bicaranya, kamu perlu menambahkan kata to.
    Contoh:
  • He said to me that he was hungry.
    • Bukan: He said me...
  • Kalau cuma mau fokus ke ucapannya, nggak perlu ada "to".
    Contoh:
    • She said she loved the movie.

Kapan pakai "say"?

Gunakan say ketika:

  • Kamu ingin mengutip perkataan orang.
  • Yang ditekankan adalah isi ucapannya, bukan siapa lawan bicaranya.

Tell

Apa itu "tell"?

Kata tell punya arti “memberitahu” atau “mengatakan sesuatu kepada seseorang”. Bedanya sama say, kata tell lebih menekankan pada pemberitahuan ke siapa. Jadi dalam kalimat dengan tell, biasanya ada objek orang yang menerima informasi.

Rumus umum penggunaan "tell"
  • tell + someone + something
  • tell + someone (to do something)
Contoh kalimat dengan "tell"
  1. She told me the truth. → (Dia memberitahuku kebenarannya.)
  2. He told us a funny story. → (Dia menceritakan sebuah cerita lucu ke kami.)
  3. Tell him to call me later. → (Bilang sama dia untuk menelponku nanti.)
  4. My mom told me to clean my room. → (Ibuku menyuruhku membersihkan kamar.)
Hal penting tentang "tell"
  • Tell selalu butuh objek orang. Jadi jangan bilang She told about the problem → itu salah. Harusnya: She told me about the problem.
  • Tell bisa dipakai untuk memberi instruksi.
    Contoh: They told us the way to the museum.
Kapan pakai "tell"?

Gunakan tell ketika:

  • Kamu ingin menekankan siapa yang menerima informasi.
  • Kamu ingin memberikan instruksi/perintah.
  • Kamu menceritakan kisah atau fakta kepada seseorang.

Talk

Apa itu "talk"?

Kata talk lebih santai dibanding say atau tell. Biasanya dipakai untuk percakapan dua arah. Jadi talk sering digunakan saat membicarakan topik bersama, bukan sekadar menyampaikan info.

Rumus umum penggunaan "talk"
  • talk + to/with someone
  • talk about something
Contoh kalimat dengan "talk"
  1. We talked about our future plans. → (Kami ngobrol tentang rencana masa depan.)
  2. I need to talk to you. → (Aku perlu bicara sama kamu.)
  3. She was talking with her best friend. → (Dia sedang ngobrol dengan sahabatnya.)
  4. Stop talking during the class. → (Jangan ngobrol saat kelas berlangsung.)
Hal penting tentang "talk"
  • Talk sering dipakai untuk percakapan informal.
  • Bisa pakai "to" atau "with", tapi biasanya "talk to" dipakai kalau satu orang lebih dominan bicara, sedangkan "talk with" lebih ke arah ngobrol dua arah.
Kapan pakai "talk"?

Gunakan talk ketika:

  • Kamu ngobrol santai sama orang lain.
  • Kamu mendiskusikan sebuah topik.
  • Kamu lebih menekankan aktivitas percakapan, bukan sekadar kata-kata.

Speak

Apa itu "speak"?

Kata speak lebih formal dibanding talk. Biasanya dipakai dalam konteks resmi, pidato, atau ketika membicarakan kemampuan bahasa.

Rumus umum penggunaan "speak"
  • speak + to/with someone
  • speak + about something
  • speak + a language
Contoh kalimat dengan "speak"
  1. Can you speak English? → (Kamu bisa berbahasa Inggris?)
  2. The manager will speak to the employees tomorrow. → (Manajer akan berbicara dengan para karyawan besok.)
  3. He spoke about climate change in his presentation. → (Dia berbicara tentang perubahan iklim dalam presentasinya.)
  4. Please speak clearly. → (Tolong bicara dengan jelas.)
Hal penting tentang "speak"
  • Lebih formal dibanding "talk".
  • Dipakai kalau bicara soal kemampuan bahasa.
  • Kata ini juga dapat digunakan pada konteks formal, misalnya saat rapat atau presentasi.
Kapan pakai "speak"?

Gunakan speak ketika:

  • Kamu ingin terdengar lebih formal.
  • Kamu bicara tentang bahasa yang dikuasai.
  • Kamu berbicara dalam konteks resmi atau profesional.

Perbandingan Langsung

Biar gampang, kita bikin tabel sederhana:

Kata Fokus utama Butuh objek orang? Formal/Informal Contoh penggunaan
Say Ucapan/kalimat Tidak wajib Netral She said she was happy.
Tell Memberi tahu seseorang Wajib Netral He told me the news.
Talk Percakapan (dua arah) Tidak wajib Informal We talked about school.
Speak Bicara (formal/umum) Tidak wajib Lebih formal She spoke about politics.

Kesalahan Umum

  1. Salah pakai objek dengan say
    • Salah: He said me the answer.
    • Benar: He told me the answer.
  2. Pakai talk untuk bahasa
    • Salah: I can talk English.
    • Benar: I can speak English.
  3. Pakai speak di situasi terlalu santai
    • Agak aneh: Let’s speak about our weekend plans.
    • Lebih natural: Let’s talk about our weekend plans.

Tips Cepat

  • Ingat rumus singkat:
    • Say → kata-kata
    • Tell → orang yang diberitahu
    • Talk → ngobrol santai
    • Speak → formal/kemampuan bahasa

Penutup

Keempat kata yang kerap membingungkan say, tell, talk, dan speak sebenarnya memiliki fungsi yang berbeda, meskipun sekilas tampak serupa. Say digunakan ketika perhatian utama ada pada kata-kata yang diucapkan, sementara tell lebih menekankan pada siapa yang menerima informasi. Talk biasanya dipakai dalam situasi santai untuk menggambarkan percakapan dua arah, sedangkan speak terasa lebih formal dan banyak digunakan ketika berbicara di depan umum atau saat membicarakan kemampuan berbahasa.

Dengan mengenali perbedaan tipis di antara keempatnya, kita dapat menentukan kata yang paling sesuai dengan situasi. Semakin sering berlatih, semakin terbiasa pula kita menggunakan keempat kata ini dengan benar sehingga komunikasi dalam bahasa Inggris terdengar lebih alami dan jelas.

Oh iya, kalau kamu tertarik mempelajari materi bahasa Inggris lainnya, kamu bisa baca-baca artikel kami yang lainnya di website Kelas Online Mr.BOB Kampung Inggris ini ya teman-teman. Jangan lupa untuk follow akun instagram dan follow juga akun tiktok kami ya teman-teman. Kalau kamu kebingungan saat belajar bahasa Inggris, kamu bisa tanyakan materi bahasa Inggris, yang kamu kurang paham sama mentor kami loh teman-teman. Kamu bisa konsultasi di whatsapp kami dulu yuk disini! Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat belajar, ya!

Article written by Nabilla F.
Nabilla loves immersing herself in the world of languages and culture. Her favorite pastimes include watching Korean dramas, diving into books, enjoying good music, and savoring sushi. With a curious mind and a love for learning, Nabilla finds joy in every small moment of life.